Pondok Inspirasi Membuka Donasi

  • Salah satu bentuk kontribusi yang dilakukan oleh Pondok Inspirasi yaitu ikut mencerdaskan kehidupan anak-anak bangsa terutama di daerah-daerah tertinggal dan jauh dari jangkauan fasilitas pendukung pendidikan. Pendidikan adalah hal yang menjadi fokus utama bagi Pondok Inspirasi, karena pendidikan merupakan bagian untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, dan bhakan dijadikan sebagai salah satu indicator dalam menilai kemajuan suatu daerah. Di dalam dunia pendidikan, literasi menjadi bagian utama untuk meningkatkan kualitas anak didik. Membaca dan menulis menjadi ujung tombak memulai langkah untuk membuka lembaran demi lembaran kemajuan anak didik. Mana mungkin seorang anak dikatakan pintar sementara tidak bisa membaca. Betul tidak?

Sebelum lebih jauh mari kita merenung sejenak seberapa peduli kita terhadap dunia litrerasi. The World’s Most Literate Nations (WMLN) merilis bahwa Indonesia sebagai negara yang memiliki sumberdaya alam yang melimpah masih menduduki peringkat ke 61 dalam hal peningkatan kualitas pendidikan. Kualitas pendidikan yang dimaksudkan adalah adanya sarana dan prasaranan penunjang yang memadai. Ini merupakan tamparan keras untuk kita semua, tidak hanya pemerintah semua pihak harus serius bahu membahu guna meningkatakn kualitas pendidikan.

Pemerintah sebenarnya sudah mulai tersadarkan akan pentingnya pendidikan. Ini dibuktikan oleh upaya-upaya yang dilakukan seperti adanya program pengentasan buta aksara yang digalakkan oleh pemerintah Nusa Tenggara Barat. Kita sebagai penduduk bangsa yang menginginkan suatu perubahan ke arah yang lebih baik tidak menampik akan pentingnya pendidikan, dan bahkan pendidikan dimasukkan sebagai indikator akan kemajuan suatu daerah. Dan didalamnya, termasuk kegiatan literasi sebagai tolak ukur dalam menilai kualitas sistem pendidikan yang diterapkan oleh daerah tersebut.

Pertanyaannya adalah, sampai mana upaya yang kita lakukan dalam melakukan gerakan literasi. Jika kita berkaca pada negara luar, rata-rata memiliki kebijakan yang mewajibkan setiap anak didiknya untuk selalu membaca buku yang sudah disediakan maupun diluar penyediaan sekolah. Buku-buku yang dimaksudkan tidak terbatas dengan apa yang diberikan disekolah. Makanya tidak heran jika ada wisatawan yang berkunjung selalu di dalam tasnya tersimpan buku bacaan yang mereka bawa dari negaranya sendiri. Ini dikarenakan, adanya kebiasaan yang tertanam sejak dini terutama ketika di bangku sekolah. Melihat kebiasaan yang dilakukan oleh para wisatawan mancan negara, banyak para pengiat pariwisata sudah mulai tersadar. Tidak sedikit para pengiat pariwisata sudah mulai melakukan upaya menyediakan buku bacaan yang berkualitas bagi para tamunya. Disetiap sudut selalu terlihat rak buku yang dipenuhi oleh buku-buku bertuliskan Bahasa asing, entah itu bahas Inggris, mandarin hingga arab.

Kami tidak menginginkan pendidikan anak kampung dicap dengan kalimat pendidikan yang tidak memiliki kualitas karena rendahnya minat baca. Kami pun mulai melakukan terobosan untuk menarik perhatian anak-anak dengan cara mendirikan sebuah taman baca yang dilengkapi dengan buku-buku bacaan. Tujuan didirikannya taman baca ini yaitu sebagai media tempat belajar dan menjadikan taman baca sebagai pemicu untuk meningkatkan minat baca. Sebab mau tidak mau, kita harus menerima kenyataan bahwa negara kita memiliki minat baca yang masih tergolong rendah, khususnya di Lombok.

Tahun ini, api semangat sudah terlihat. Antusias semua kalangan di kampung kami sudah mulai kami rasakan. Mulai dari anak TK hingga yang dewasa. Setiap harinya puluhan judul buku dipinjam. Tidak hanya dari kampung dimana taman baca pondok inspirasi ini didirikan, dari desa tetangga dan bahkan anak-anak SMA mulai berdatangan untuk meminjam buku yang disediakan.

Kami menyadari hal ini masih banyak kekurangan, terutama koleksi buku yang kami miliki, belakangan ini buku bacaan untuk anak-anak remaja seperti Novel menjadi buku yang paling digemari, selain untuk dibaca juga sebagai bahan ajar. Pondok inspirasi hanya menyediakan hanya 64 judul novel. Tidak sedikit dari mereka terus menanyakan adanya koleksi novel atau bacaan baru.

Kita semua pasti tidak menginginkan semangat membaca yang begitu membara tiba-tiba redup dan bahkan mati dikarenakan tidak adanya koleksi buku bacaan yang berkualitas untuk mereka. Melalui tulisan ini, kami dari taman baca Pondok Inspirasi Lombok mengajak kita semua untuk peduli kepada mereka anak-anak di wilayah timur Lombok yang notabennya jauh dari jangkauan penyedia buku bacaan.

Kami mempersilahkan jika memiliki koleksi buku bacaan bekas ataupun baru untuk didonasikan ke taman baca yang kami kelola. Adapun kriteria buku yang dinginkan oleh para pembaca antara lain:

  • Buku pengetahuan (ensiklopedi dan lain-lain)
  • Buku cerita/dongeng anak
  • Komik anak
  • Novel

Jika ada di antara pembaca ingin mendonasikan buku bacaannya, silakan menghubungi tim kami di (WA/sms/telpon) 082236079524. Perlu diketahui bahwa pemerintah saat ini memberikan kemudahan kepada seluruh donator buku bacaan dalam hal pengiriman paket buku. Setiap tanggal 17 pemerintah meng gratiskan siap saja yang mengirimkan donasi buku.

Setiap buku yang anda berikan kepada kami, sangat bermanfaat bagi anak-anak di pulau Lombok. Untuk mengetahui kegiatan yang kami lakukan bisa langsung mengujungi akun facebook: Pondok inspirasi atau bisa melalui akun Instagram @pondokinspirasilombok. Kami tunggu donasinya. [SR]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *