PENTINGNYA DEBAT CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI LOMBOK TIMUR

Ini kali pertamanya saya mendapatkan undangan untuk mengikuti Debat calon Bupati dan Wakil bupati. Acara debat yang sejak lama dirancang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur mengadirkan para paslon yang berjumlah empat pasangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 April 2018 bertempat di aula kantor Bupati Lombok Timur.

Sebagai masyarakat Lombok Timur yang awam akan dunia perpolitikan, acara debat semacam ini sangat membantu dan penting untuk dilaksanakan guna memberikan gambaran yang jelas tentang kapasitas masing-masing kandidat yang bakal menjadi pemimpin di Kabupaten Lombok Timur. Mengingat kandidat yang maju merupakan orang-orang yang memiliki elektabilitas tinggi yang dibarengi dengan kemampuan yang memadai, sampai-sampai sebagian masyarakat bingung dalam menentukan pilihannya, maka acara debat ini bisa menjadi referensi untuk memilih calon yang memang cerdas dan layak memimpin Lombok Timur tercinta.

Dalam kehidupan demokrasi, debat menjadi salah satu instrumen penting menakar kapasitas dan kapabilitas calon pemimpin. Lewat debat, masyarakat bisa tahu seberapa jauh calon pemimpin memahami realitas dan persoalan. Lewat debat pulalah masyarakat bisa menilai kesiapan calon pemimpin untuk menghadapi dan menuntaskan persoalan.

Acara debat yang perdana diselenggarakan diawali dengan penyampaian visi-misi dari para pasangan calon (paslon) yang dilengkapi dengan balutan program kerja lima tahun mendatang, tentunya jika mereka terpilih. Ini membuka mata kita sebagai masyarakat tentang figure yang sejak lama fotonya terpampang di berbagai media dan bahkan terpampang rapi di sejumlah sudut-sudut jalan di Lombok Timur.

Sebagai masyarakat yang telah mengikuti acara debat terbuka ini tentu dapat menarik kesimpulan tentang siapa paslon yang akan didukung. Karena dalam debat ini, bukan hanya kecerdasan otak yang ditampilkan melainkan juga keapikan kepribadian. Oleh karena itu, mereka yang memiliki program yang baik  dan tepat lah yang nantinya akan dipilih. Kita semua bersepakat bahwa memilih pemimpin bukan seperti membeli kucing dalam karung. Artinya, masyarakat harus tahu siapa dan bagaimana calon pemimpin yang akan dipilih.

Melalui tulisan ini saya ingin mengajak kita semua sebagai masyarakat Kabupaten Lombok Timur, untuk memilih tanpa ada sedikitpun intimidasi baik tekanan maupun berupa suap atau Money Politic. Sudah saatnya kita menjadi pemilih yang cerdas, pemilih yang mau memikirkan nasib daerah kita selama lima tahun lamanya.[SR]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *