Ecofarm Lombok Bukit Keramat dan Kemiskinan di Lombok

Suatu informasi yang sangat mengejutkan yang bisa terlihat yaitu ketika meneliti latar belakang ekonomi Pulau Lombok. Di Daerah yang indah ini, pariwisata dianggap sebagai kontributor utama perekonomian daerah, di sana ada kesenjangan pendapatan yang besar. Menurut David Reed dalam bukunya yang berjudul ‘Escaping Poverty’s Grasp’ (2012) dia mengatakan bahwa “angka kemiskinan di Lombok diperkirakan sekitar 25 – 30 persen”. Itu berarti bahwa dari sekitar 3,5 juta orang di Lombok, 1,05 juta di antaranya dilanda kemiskinan!

Memang ada banyak cara untuk membantu masyarakat miskin untuk memperbaiki status sosial mereka, cara yang paling umum dan murah akan menawarkan lapangan kerja. Namun, meskipun menawarkan pekerjaan adalah cara yang lebih cepat dan lebih murah untuk membantu orang miskin, hanya ada sejumlah posisi pekerjaan kosong yang tersedia. Selain itu, mungkin hal itu bukan cara yang paling berkelanjutan dalam membebaskan masyarakat tersebut dari kondisi ekonomi mereka saat ini. Mengajar mereka untuk menjalankan bisnis mereka sendiri akan menjadi cara yang lebih baik yang membantu keberlangsungan hidup mereka agar keluar secara permanen dari kemiskinan. Sayangnya, karena mereka dilanda kemiskinan, beberapa anggota masyarakat tertentu bahkan mungkin tidak berpendidikan dan buta huruf. Bagi anggota masyarakat seperti ini, memulai bisnis, mungkin tidak betul-betul menjadi rencana yang paling tepat dan layak.

Di sinilah Lembaga EcoFarm Lombok Bukit Keramat – Low Income People and Associates. Lembaga yang dipimpin oleh Hadi Zamzuri (Direktur), akan dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan kondisi ekonomi Lombok saat ini, secara bersamaan mengangkat status sosial masyarakat miskin. Lembaga ini diselenggarakan secara terintegrasi dari gabungan perusahaan-perusahaan, unit usaha dan dagang, pusat kesehatan dan belajar mengajar masyarakat, yang sepenuhnya mendukung visi dan misi dari Lembaga induk, yaitu Lembaga Ecofarm. Fungsi utama dari Lembaga induk tersebut adalah untuk membantu orang-orang yang kurang mampu dalam membangun perusahaan mereka sendiri dan mengelola keuangan antara sub perusahaan. Sub perusahaan tersebut, singkatnya berfungsi mengeksekusi misi dari Lembaga Ecofarm. Sub perusahaan dan lembaga dapat diubah dan bertambah seiring berjalannya waktu yang akan dimulai dengan pembentukan perusahaan media, usaha kecil dan rumah tangga, pemasaran hasil pertanian dan iklan dari perusahaan tersebut.

Dalam memastikan bahwa Lembaga Ecofarm tetap pada rute yang telah ditentukan, Dewan Komisaris yang dipimpin oleh Syahpi Wijaya dan Putrawan Habibi akan menjadi penasehat dan pembina resmi lembaga. Dewan yang anggotanya juga akan terdiri dari para pemegang saham dan direktur sub lembaga akan menyiapkan arahan dan bantuan hukum atas sub perusahaan dan lembaga yang berada di bawah EcoFarm.

Tujuan utama dari inisiativ ini adalah untuk menyingkap masyarakat miskin di Lombok dengan etika dan perilaku dunia usaha dengan memasukkan mereka ke dalam perusahaan. Melalui ini, mereka dapat dididik tentang hubungan dengan dunia bisnis dan sautu hari nanti, mereka berdiri bangga di kaki mereka sendiri ketika kerja keras dan perjungan mereka membuahkan hasil. [Ecofarm Bukit Keramat]

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *