Berwisata ke Gili Sulat

20160313_150119-4

Jalan-jalan? Siapa yang ng’ suka dengan aktivitas ini, apalagi orang seperti saya ini, sangat merindukan yang namanya jalan-jalan. Kali ini yang menjadi tujuan menghilangkan rasa jenuh, penat, patah hati yang diselimuti kegalauan yaitu Gili Sulat.

Pasti kedengaran nama tempat ini aneh. Memang kalau sebut gili yang terpintas dipikiran orang-orang pasti gili Trawangan, Meno dan Air. Lombok tidak hanya memiliki tiga gili lho. Gili yang ada di pulau cantik ini banyak banget, termasuk  Gili Sulat.

20160313_103344

Gili Sulat merupakan deretan gili yang berada di timur pulau Lombok. Lokasinya berada di kecamatan Sambelia. Kalau pernah ke Pulau Lampu pasti tau. Jarak Pulau Lampu ke Gili Sulat kira-kira 8 kilometer dari darat.

Saya bersama teman-teman berkunjung ke lokasi, lewat desa Sugian. Di desa ini tersedia juga penyeberangan tapi tidak seperti penyeberangan di pulau Lampu. Pengunjung juga bisa lewat pulau Lampu, tapi perjalanannya lumayan lama, yang jelas tidak berjam-jam.

20160313_150518
Gili Sulat dan Gili Lawang

Terlihat dari kejauhan ada dua Gili yang sangat indah untuk dikunjungi. Gili Sulat dan Gili Lawang.  Tapi yang menjadi tujuan saya kali ini yaitu Sulat. Boleh saja mengitari Gili Lawang tergantung permintaan pengunjung ke awak kapal atau pemilik perahu, saya yakin permintaan teman-teman pasti dituruti.

Gili yang cantik tanpa daratan ini merupakan kawasan konservasi yang dilindungi. Hamparan luas hutan mangrove menghiasai daerah tanpa penghuni. Seperti yang saya bilang tadi, tidak ada daratan di kawasan ini, hanya burung-burung liar yang menjadi penghuninya.

Kondisi hutan mangrove yang masih terjaga dengan panjang jika ditarik garis dari ujung ke ujung sekitaran 5 kilometer, lumayan panjang untuk dikelilingi menggunakan perahu motor. Ada sensasi tersendiri mengelilingi hutan mangrove ini, sebagaian orang menyebutnya amazone nya Lombok. Di lokasi ini selain menjadi tempat wisata, juga dijadikan tempat penelitian.

20160313_111422

Mengingat Sulat tidak memiliki daratan, pengelola Gili ini membuat jembatan dan bangunan tempat istirahat bagi para pengunjung. Bangunan yang berdiri hanya dua saja. Sebenarnya bangunan ini diperuntukkan bagi para penjaga kawasan yang dilindunggi oleh pemerintah kabupaten Lombok Timur.

20160313_112712

Selain menikmati pemandangan yang indah dengan menggunakan perahu, pengunjung juga bisa berkeliling diatas jembatan beton yang berdiri kokoh sepanjang kurang lebih empat ratus meter “maklum ng sempat ngukur berapa panjang nya”. Dulu nya jembatannya mengunakan kayu, karena dimakan usia dan mengalami kerusakan, makanya diganti menggunkan beton. Sensasi melintasi hutan mangrove keras terdampar di pulau tanpa penghuni “memang tanpa penghuni, siapa juga yang bilang ada penghuni” kiri kanan jembatan ditutupi rimbunnya tanaman mangrove. Dijamin mengasyikkan dan pastinya sejuk.

Jika bosan berkeliling tinggal loncat ke laut. Pemandangan bawah lautnya nya tidak kalah cantikny dengan Gili-Gili yang lain. Hamparan padang lamun menghiasi bawah laut, begitu juga dengan terumbu karangnnya yang masih dijaga dan dilindungi dari aktivitas pengeboman. Air nya sangat jernih, saking jernihnya  kita bisa melihat dengan jelas kehidupan organisme bawah laut, seperti ikan, bulu babi, bintang dan masih banyak lagi, dijamin memuaskan mata.

Pokoknya tidak rugi untuk berkunjung kedaerah ini, Sulat menjadi rekomendasi obat penghilang stres, apalagi pusing mengenai kerjaan di sinilah tempat yang tepat untuk menghilangkan semuanya.

Oh iya, di tempat ini tidak ada warung, pengujung bisa membawa bekal dari rumah, tapi ingat walaupun tidak ada petugas yang mengontrol pengunjung harus mengikuti aturan-aturan yang sudah dibuat seperti tidak boleh membuang sampah sembarangan.

Ingat ini bumi kita, ini pulau kita, dan ini tempat yang sangat indah, sangat disayangkan jika semuanya hancur diakibatkan oleh tangan-tangan tidak bertanggung jawab yang mengotori. Itu saja mengenai Gili Sulat, semoga perjalanan teman-teman menyenangkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *